Spandek pasir saat ini sudah semakin populer. Apabila diperhatikan, banyak bangunan baru yang menggunakan atap jenis ini.
Memang atap ini memiliki ciri khas tersendiri dari teksturnya. Ada alasan tertentu yang membuat atap ini semakin populer untuk jadi pilihan banyak orang.
Alasan Spandek Pasir Semakin Populer
Atap menjadi pelindung utama dari sebuah bangunan. Untuk itu, atap menjadi salah satu bagian paling penting yang tidak boleh terlewatkan.
Bahkan, atap harus dipilih dengan hati-hati berdasarkan banyak pertimbangan. Apalagi saat ini sudah ada banyak jenis atap modern baru yang berkualitas.
Salah satu atap modern yang menarik perhatian adalah spandek pasir. Atap jenis ini banyak dipilih karena berbagai keunggulannya.
Atap ini terbuat dari material yang tahan lama. Harga per lembar dari atap ini juga cukup terjangkau sehingga menjadi alternatif terbaik.
Kombinasi Bahan Berkualitas
Alasan kenapa spandek pasir cukup populer adalah karena atap ini terbuat dari campuran bahan yang berkualitas. Atap ini sebenarnya terbuat dari spandek yang diberi tambahan lapisan pasir di permukaannya.
Lapisan pasir tersebutlah yang membuat tampilan dari atap ini sangat unik. Bahkan dari visualnya saja, atap ini sudah bisa dibedakan dengan jenis lainnya.
Keberadaan lapisan pasir pada permukaan atap tentu saja bukan tanpa alasan. Hal itu lantaran lapisan pasir yang mampu meredam suara hujan dan memberi nilai estetika lebih.
Adapun bahan atap ini adalah kombinasi dari seng, aluminium dan silikon. Dari kombinasi tersebut, maka terciptalah atap yang ringan namun kokoh.
Dengan begitu, atap ini cocok untuk digunakan di berbagai jenis bangunan, terutama hunian yang minimalis. Tampilannya modern dan memberikan kesan unik.
Pemasangan yang Mudah
Atap jenis ini memang lebih unggul karena sangat ringan dan fleksibel. Dengan begitu, penggunanya mendapat kemudahan dalam pemasangan.
Memasang atap ini lebih cepat dan efisien. Strukturnya yang ringan membuat atap tidak membutuhkan rangka berat sehingga bisa mengurangi biaya konstruksi.
Pengguna hanya mempersiapkan alat dan bahan untuk pemasangannya saja, seperti bor, sekrup, tangga dan atap yang sesuai ukuran. Setelah itu, posisikan rangka atap baja ringan yang sudah disiapkan dengan jarak sesuai untuk menopang spandek pasir.
Jika sudah, pasang sekrup di bagian tepi atap dengan jarang sekitar 30 cm menggunakan bor listrik agar lebih cepat dan mudah. Setelah semua terpasang, periksa kembali tiap sambungannya dan pastikan tidak ada celah yang bisa menyebabkan kebocoran.
Dengan dua alasan tersebut, atap ini memang semakin banyak digunakan. Jika diperhatikan, maka banyak bangunan di perumahan yang menggunakan atap ini.
Selain karena ringan dan tahan lama, spandek pasir juga dibanderol lebih terjangkau daripada atap konvensional. Ditambah dengan pemasangan yang mudah, maka penggunaan atap ini bisa sangat mengurangi biaya konstruksi.

